Implementasi Kerja Sama Akademik melalui Visiting Lecture di Universitas Islam Malang

Malang, 25 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Sunan kalijaga Yogyakarta melaksanakann kegiatan implementasi di Prodi PGMI Universitas Islam Malang (UNISMA) untuk menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture pada Kamis, 25 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan akademik mahasiswa melalui kolaborasi dengan dosen tamu dari perguruan tinggi lain. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh 32 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Matematika dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Luluk Mauluah, M.Si. dan Inggit Dyaning Wijayanti, yang menyampaikan materi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Visiting lecture ini bertujuan untuk memperluas perspektif mahasiswa mengenai inovasi pembelajaran di jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi pembelajaran abad ke-21.

Pada sesi pertama, Dr. Luluk Mauluah, M.Si. menyampaikan materi bertajuk "Membangun Pemahaman Kontekstual Matematika dan Literasi Numerasi pada Siswa SD/MI." Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pembelajaran matematika tidak lagi berorientasi pada kemampuan berhitung semata, melainkan harus mampu membangun pemahaman konsep melalui pengalaman nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Pendekatan kontekstual memungkinkan siswa menghubungkan konsep-konsep matematika dengan situasi sehari-hari sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, dan mudah dipahami.

Selain itu, mahasiswa diajak memahami pentingnya penguatan literasi numerasi sebagai salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki peserta didik. Literasi numerasi dipandang sebagai kemampuan menggunakan pengetahuan matematika untuk memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan nyata, mengambil keputusan berdasarkan data, serta berpikir logis dan sistematis. Berbagai contoh implementasi pembelajaran berbasis masalah, penggunaan konteks lokal, serta aktivitas eksploratif turut dibahas sebagai alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas SD/MI.

Sesi kedua disampaikan oleh Inggit Dyaning Wijayanti dengan materi "Media Pembelajaran PPKn Berbasis Civic Disposition dan Kurikulum Cinta." Pada sesi ini mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan kewarganegaraan, tetapi juga mampu membentuk karakter dan sikap kewargaan (civic disposition) peserta didik. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, toleransi, gotong royong, disiplin, kepedulian sosial, serta cinta tanah air perlu diinternalisasikan melalui media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual.

Materi juga mengulas implementasi Kurikulum Cinta sebagai pendekatan pembelajaran yang menanamkan nilai kasih sayang, penghargaan terhadap keberagaman, perdamaian, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Mahasiswa diberikan berbagai contoh pengembangan media pembelajaran interaktif yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor sehingga pembelajaran PPKn menjadi lebih bermakna serta relevan dengan kehidupan peserta didik.

Kegiatan visiting lecture berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran di sekolah dasar. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait implementasi pembelajaran kontekstual, strategi meningkatkan literasi numerasi, hingga pengembangan media pembelajaran PPKn yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter. Visiting lecture juga menjadi wadah berbagi pengalaman akademik sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antardosen dan antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi calon guru SD/MI. Dengan adanya kolaborasi akademik seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan teori, tetapi juga mendapatkan inspirasi praktik pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Kegiatan Visiting Lecture ini diharapkan menjadi salah satu bukti dukung pelaksanaan kerja sama akademik dan pengembangan mutu pembelajaran melalui kegiatan kolaboratif antara dosen tamu dan sivitas akademika Universitas Islam Malang.