Perkuat Karakter Kolaboratif: Mahasiswa PGMI Bedah Efektivitas Model Think-Pair-Share dalam Sidang Munaqosyah
Munaqosyah Prameswari
YOGYAKARTA – Sebagai wujud komitmen dalam melahirkan pendidik yang kompeten dan inovatif, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menggelar Sidang Munaqosyah pada hari Rabu, 13 Mei 2026. Bertempat di Ruang TBY 315, forum akademik ini menjadi puncak perjuangan studi bagi mahasiswi Shinta Dewi Prameswari (NIM: 22104080053) untuk mempertahankan hasil riset skripsinya.
Dalam sidang tersebut, Shinta memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul "Peningkatan Kemampuan Kerjasama Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS) pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas III C SD Muhammadiyah Sokonandi". Di bawah bimbingan intensif Dr. Nur Hidayat, M.Ag., penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aspek kerja sama sebagai salah satu pilar profil pelajar Pancasila.
Shinta menjelaskan bahwa model Think-Pair-Share (TPS) memberikan ruang bagi setiap individu untuk berpikir secara mandiri (Think), berdiskusi dengan pasangan (Pair), dan berbagi hasil pemikiran kepada kelompok yang lebih luas (Share). Melalui siklus ini, siswa kelas III C SD Muhammadiyah Sokonandi tidak hanya diarahkan untuk memahami materi secara kognitif, tetapi juga dilatih untuk menghargai pendapat orang lain dan berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas kolektif.
Sidang ini diuji oleh dewan penguji yang ahli di bidangnya, yaitu Dra. Hj. Asnafiyah, M.Pd. selaku Dosen Penguji 1 dan Andhika Yahya Putra, M.Or. selaku Dosen Penguji 2. Diskusi berlangsung secara dinamis dengan menitikberatkan pada ketajaman metodologi penelitian, validitas data observasi kemampuan kerja sama, serta efektivitas model TPS jika diimplementasikan dalam skala yang lebih luas.
Ujian yang dimulai pada pukul 13.30 WIB ini berlangsung dengan tertib dan penuh suasana khidmat akademik. Melalui riset ini, diharapkan praktisi pendidikan, khususnya guru di sekolah dasar, dapat mengadopsi model pembelajaran kooperatif sebagai strategi efektif untuk membangun kecerdasan interpersonal dan karakter gotong royong siswa sejak dini.