Workshop Desain Grafis Bekali Mahasiswa PGMI Angkatan 2026 dengan Keterampilan Kreatif Digital

*Workshop Desain Grafis Bekali Mahasiswa PGMI Angkatan 2026 dengan Keterampilan Kreatif Digital*

Yogyakarta, 29 September 2026 — Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Desain Grafis pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 13.30–14.30 WIB di Gedung Teatrikal FSH, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan diikuti oleh mahasiswa PGMI angkatan 2026.

Workshop ini menghadirkan Ibnu Malik sebagai pembicara. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan dan keterampilan praktis di bidang desain grafis. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia desain serta memahami bagaimana keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan.

Kegiatan ini secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa PGMI angkatan 2026 yang baru memulai perjalanan akademik di program studi. Keterampilan desain grafis dinilai relevan dengan kebutuhan mahasiswa, baik untuk mendukung kreativitas, menyelesaikan tugas-tugas akademik, maupun menyiapkan media pembelajaran yang menarik. Selain itu, kemampuan ini juga bermanfaat untuk publikasi kegiatan dan berbagai aktivitas kemahasiswaan.

Suasana workshop berlangsung tertib dan kondusif dengan antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Setelah sesi workshop, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab pukul 14.30–15.00 WIB, yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan pembicara. Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 15.00 WIB.

Kaprodi S1 PGMI, Dr. Luluk Mauluah, M.Si., M.Pd., berharap workshop ini dapat memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi mahasiswa angkatan 2026 selama menjalani perkuliahan. Ia juga berharap kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas di bidang digital, sehingga mampu menghasilkan karya yang mendukung proses belajar dan pengabdian mereka sebagai calon guru madrasah ibtidaiyah.