Upgrade Analisis Jabatan Dosen PGMI, Meraih Keunggulan dan Kepakaran

Program Studi PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengikuti kegiatan Rapat Kerja Fakultas (RKF) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri seluruh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi se-fakultas, dengan arahan langsung dari Dekan dan Wakil Dekan. Dalam forum tersebut ditegaskan pentingnya penguatan analisis jabatan dosen sebagai langkah strategis untuk meraih keunggulan akademik dan mempertegas kepakaran yang selaras dengan visi fakultas dan universitas.

Dekan dan jajaran pimpinan menekankan tiga aspek utama dalam upgrade analisis jabatan dosen. Pertama, keselarasan antara karya disertasi dosen dengan bidang pengembangan keilmuan yang ditekuninya. Kedua, konsistensi artikel ilmiah yang terpublikasi pada jurnal bereputasi agar linear dengan kepakaran yang dibangun. Ketiga, kesesuaian mata kuliah yang diampu dengan latar belakang akademik dan rekam jejak riset dosen. Selain itu, setiap dosen didorong untuk menetapkan “ranting keilmuan” yang dikuasai secara tajam dan spesifik, tidak tumpang tindih, serta selaras secara tunggal di tingkat fakultas bahkan universitas, sehingga terbentuk peta kepakaran institusi yang kuat dan terstruktur.

Dalam analisis tersebut juga dilakukan pemetaan sumber daya dosen berdasarkan jenjang jabatan akademik, mulai dari Asisten Ahli (AA), Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar. Pemetaan ini menjadi dasar perencanaan pengembangan karier dosen, strategi percepatan kenaikan jabatan, serta penguatan klaster riset berbasis kepakaran. Melalui langkah ini, PGMI FITK berkomitmen membangun budaya akademik yang unggul, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memastikan setiap dosen berkembang sesuai bidang keahlian yang kokoh dan berkelanjutan.