ISAE 2025 Kembali Hadir: Membawa Gebrakan Baru, PGMI Mendunia
ISAE 2025 Kembali Hadir: Membawa Gebrakan Baru, PGMI Mendunia
Pada hari Rabu, tanggal 8 Januari 2025, telah dilaksanakan rapat persiapan kegiatan International Student Academic Experience (ISAE) yang dihadiri oleh panitia dan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Rapat ini berlangsung di ruang dosen Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan agenda utama membahas persiapan penyelenggaraan ISAE 2025. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diakhiri pukul 14.00 WIB.
Ketua panitia ISAE membuka rapat dengan pemaparan evaluasi kegiatan ISAE pada tahun-tahun sebelumnya. ISAE sendiri sudah terlaksana selama dua kali dengan tujuan Singapura-Malaysia. Dalam paparannya, ketua panitia menekankan pentingnya mempertahankan kualitas kegiatan, mengingat ISAE telah memberikan dampak positif pada pengembangan kompetensi akademik dan wawasan internasional mahasiswa.
Tahun ini, kegiatan ISAE direncanakan untuk kembali dilaksanakan pada bulan Oktober 2025, dengan lokasi tujuan yang masih dalam proses finalisasi. Ada yang berbeda dari ISAE sebelumnya, gebrakan baru telah disiapkan yaitu membuka kesempatan bagi prodi PGMI universitas lain untuk tergabung dalam kegiatan ini. Dengan kata lain, peserta ISAE 2025 tidak hanya dari mahasiswa PGMI UIN Suka angkatan 23 tetapi terdapat kolaborasi dengan mahasiswa PGMI kampus lain. Gebrakan ini adalah realisasi dari masukan dan saran dari kegiatan ISAE sebelumnya dan perwujudan PGMI UIN Sunan Kalijaga sebagai percontohan dari PGMI lainnya.
Pembahasan utama dalam rapat meliputi berbagai aspek teknis dan strategis terkait pelaksanaan ISAE. Fokus diskusi mencakup pembentukan tim kerja, penyusunan timeline, penentuan lokasi kegiatan, serta persiapan mahasiswa yang akan menjadi peserta. Selain itu, turut dibahas rencana kerja sama dengan universitas atau lembaga internasional guna memperkuat dimensi akademik kegiatan ini.
Salah satu poin penting yang disepakati adalah perlunya penyusunan anggaran dan proposal kegiatan secara rinci untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ISAE. Dosen-dosen PGMI juga menekankan pentingnya pembekalan kepada mahasiswa, termasuk peningkatan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris dan pemahaman lintas budaya sebagai persiapan menghadapi kegiatan internasional ini. Langkah pertama setelah rapat pembahasan ISAE adalah sosialisasi ISAE kepada wali mahasiswa dan mahasiswa, yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari melalui zoom meeting.
Rapat ditutup dengan pembagian tugas kepada masing-masing anggota panitia untuk melaksanakan persiapan sesuai bidang tanggung jawabnya. Semua pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh keberhasilan ISAE 2025 sebagai salah satu program unggulan yang mampu mengintegrasikan dimensi akademik dan budaya dalam pembelajaran mahasiswa PGMI (uy).