Ketua Prodi S1 PGMI Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.Pd. Mendampingi Mahasiswa Field Study ke Luar Negeri

Senin-Kamis tepat pada tanggal 4-7 November 2019, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.Pd (Ketua Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) bersama 8 Dosen FITK lainnya mendampingi mahasiswa field study Luar Negeri ke Singapura dan Malaysia yang berjumlah 17 Mahasiswa, 5 di antaranya merupakan mahasiswa program magister PGMI yakni Iin Nurhaliza, Munganatul Khoeriyah, Pangestu Cahyo Gumelar, Yuli Setiawati dan Rina Rahmi. Kegiatan ini merupakan upaya kerjasama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan beberapa Universitas di Singapura dan Malaysia yang mencakup kegiatan Study Visit dan Presentasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan wawasan mahasiswa terkait dinamika pendidikan di luar negeri khususnya Malaysia dan Singapura, (2) meningkatkan pengalaman mahasiswa tentang kegiatan akademik dan administrasi di Perguruan Tinggi Singapura dan Malaysia, (3) pelaksanaan kegiatan semacam ini menjadikan berkembangnya mental, rasa percaya diri mahasiswa, dan (4) sekaligus melakukan penjajakan kerja sama dengan Perguruan Tinggi dan Sekolah di Singapura dan Malaysia, sebagai embrio dari Program Praktik Pelatihan Managerial (PPM) yang akan dilaksanakan oleh Mahasiswa S1 PGMI yang akan dilaksanakan pada Bulan Maret 2020 yang akan datang.

Prodi PGMI S1 kebetulan mempunyai Program Unggulan PPM yang bertujuan memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang dunia Pendidikan di Luar negeri dan sekaligus untuk menunjang dokumen Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) mahasiswa. Survei ke tiga kampus dan satu sekolah ternama yakni National Institute of Education (NIE), Singapura dan Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia, Sekolah Hira’, UNITI-Malaysia merupakan bagian dari Study Visit. Tiba di NIE-Singapura pukul 12.30, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.Pd dan para dosen mendampingi mahasiswa untuk bertemu Miss Sa’eda Bie Buang untuk belajar tentang mempertahankan budaya ketimuran dan Melayu dalam bingkai keberagaman masyarakat Singapura. Usai makan siang dan mendapat pencerahan dari Miss Sa’eda, rombonganpun bergegas City Tour ke Kampung Glam untuk berkunjung sekaligus Shalat Maghrib dan Isya’ di Masjid Sultan, tidak lupa pula singgah di Bugis Street dan Merlion Park untuk menikmati suasana sore menjelang senja di Singapura.

Selanjutnya, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.Pd dan para dosen mendampingi mahasiswa field study berkunjung ke UNITI-Malaysia untuk memperoleh pengetahuan bagaimana kesempatan atau peluang kerja. Di sana juga memperhatikan kejuruan yang diminati anak-anak di Malaysia sehingga pekerjaan yang nanti diperoleh sesuai dengan kejuruannya. Seperti ungkapan Iin Nurhaliza salah satu mahasiswa field study ketika diwawancarai sekembalinya dari Luar Negeri pada Jum’at 8 November 2019, “Kalau di Malaysia, selain UPM kita juga berkunjung ke UNITI. Di sana lebih ke kejuruan dan peluang kerjanya, misal mahasiswa perkebunan, jadi setiap mahasiswa itu yg mau kerja akan digaji, Sampai sekitar 2 jutaan tergantung jam kerjanya, ada juga jurusan terkait anak usia dini jadi mereka menciptakan media pembelajaran gitu, kemudian dipromosiin dan dijual, tapi kemarin ketika berkunjung kami lebih banyak diperlihatkan ke perusahaan gitu juga sih.”

Selesai dari UNITI, mahasiswa field study juga diajak berkunjung ke Sekolah Menengah Hira. Dalam kesempatan wawancara, Dr. Aninditya SN menuturkan, “Sejatinya, sekolah Hira sendiri sudah ada dari tingkatan TK/RA hingga SMA, bahkan sudah didirikan pula ma’had Tahfiz Hira. Sehingga selain dituntun dalam hal pendidikan dan pembelajaran, siswa di sana juga dididik untuk menghafal serta memuliakan al-Qur’an sehingg wajar saja, banyak alumni dari sekolah ini yang berhasil lulus di jurusan dan fakulti keren di berbagai universitas.” Bahkan Dr. Aninditya SN menambahkan, “Jadi, sekolah ini cocok dijadikan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang dikunjungi oleh mahasiswa field study agar banyak mempelajari dan melihat langsung betapa dengan memuliakan al-Qur’an menjadikan hidup seseorang mulia pula.

Hal senada juga disampaikan Iin Nurhaliza salah satu mahasiswa field study PGMI ketika ditanyakan pengalamannya saat berkunjung ke Sekolah Hira’, “Kalau di sana itu menurut Iin, tanggungjawabnya itu yang luarbiasa, Kalau memang jadi pendidik ya betul-betul mendidik dengan segala cara agar siswa atau mahasiswanya itu sukses dalam dunia kerjanya, semua juga transparan, bahkan ada integrasi ilmu dan kegiatan sehari-hari yang melibatkan al-Qur’an dan hadis dalam pembelajaran, serta yang paling menarik menurut iin ada kalimat ‘Didiklah anak sesuai zamannya, Ya... mereka di sana mendidik dengan semaksimal mungkin, bagaimana caranya sesuai dengan zamannya” Ujarnya ketika ditemui di Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jum’at 8 November 2019.

Sepulangnya dari Sekolah Hira’ tidak lupa para rombonganpun menikmati suasana Malaysia dengan tour ke KI Sentral, Batu Cave dan Genting. Di samping itu, tentu hal utama yang semakin memotivasi mahasiswa field study yakni adanya kegiatan berupa Presentasi karya ilmiah dalam event konferensi internasional di UPM-Malaysia. Di mana kegiatan International Conference yang dilaksanakan tanggal 5-6 November atas kerjasama UIN Sunan Kalijaga dan Universiti Putra Malaysia di UPM-Malaysia dengan tema; “Human and Social Development in SoutheastAsia Achievements, Prospects and Policy Challenges.” Dalam konferensi kancah internasional ini, seluruh mahasiswa field study diberi kesempatan presentasi di hadapan mahasiswa UPM dan peserta lainnya, tentu saja rasa senang dan bangga timbul seiring rasa percaya diri para mahasiswa field study atas kesempatan tersebut.

Hal ini seperti yang dituturkan Munganatul Khoeriyah ketika ditemui di Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga pada Jumat, 8 November 2019, “Suatu hal yang menyenangkan tentunya bisa ikut berpartisipasi ke Singapura dan Malaysia khususnya bisa ikut mempresentasikan artikel ilmiah. Walau terkesan sederhana hasil penelitian saya, tapi dengan momen tersebut menjadikan timbulnya semangat akademik saya untuk terus berkarya. Ilmu baru dan pengalaman yang mahal tentunya bagi saya. Begitupun untuk kegiatan field study berikutnya Saya berharap pihak kampus UIN juga memberi keluangan waktu yang relative lama untuk saya dan kawan-kawan menyiapkan paper di sana agar lebih keren.

Akhir sesi wawancara di Kantor Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga, Dr. Aninditya SN, M.Pd menuturkan bahwa “Kegiatan Field study seperti ini harus semakin ditingkatkan baik kualitas dan kuantitas mahasiswa yang diikutsertakan, sehingga mahasiswa merasa percaya diri untuk hidup dalam dunia globalisasi, dengan cara ikut langsung melihat apa saja perkembangan yang terjadi di luar sana, sehingga semakin memotivasi semangat akademik, berkarya, dan siap bersaing di dunia kerja dengan mereka.” Tidak lupa sebagai pendamping dalam kegiatan tersebut, beliau berpesan agar pengalaman ini tidak hanya sekadar dikenang, melainkan terus dikembangkan oleh mahasiswa field study di kampus UIN tercinta sepulangnya dari study visit dan presentasi di luar negeri.

Redaktur: Muhammad Shaleh Assingkily

Editor: Nur Rohman