Dosen PGMI Ambil Andil dalam Pengelolaan Jurnal Setingkat Asia

Dr. Andi Prastowo, M. Pd.I. bersama rekan tim dari berbagai kampus ternama
Sabtu 9 November 2019, Salah satu dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta beranjak melakukan kunjungan ke Perak, Malaysia. Kunjungan yang dilakukan oleh Dr. Andi Prastowo, S.Pd.I., M.Pd.I ini merupakan bentuk koordinasi antara pengelola jurnal dari berbagai bidang ilmu dan pelatihan pengelolaan jurnal di bawah organisasi Asia Islamic Universities Association (AIUA). AIUA sendiri dibawahi oleh seorang Presiden yang juga berafiliasi di UIN Sunan Kalijaga, yaitu Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A.,Ph.D yang masih menjabat sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga. AIUA saat ini beranggotakan 80 Perguruan Tinggi Islam di Asia.
Acara tersebut dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai 13 november 2019 bertepat di The University Sultan Azlan Shah (USAS). Dalam wawancara singkat, beliau yang juga bertugas sebagai pengelola (editor) pada AIUA Journal Of Islamic Education ini menjelaskan bahwa ada beberapa kegiatan yang dibahas selama kurang lebih 5 hari tersebut yaitu meliputi:
- Strategi mengelola jurnal internasional terindeks Scopus
- Pelatihan tugas pokok dan fungsi pengelola jurnal internasional bereputasi
- Praktik editing artikel jurnal internasional bereputasi
- Proses indeksing pada lembaga pengindeks scopus
- Penyiapan pendirian lembaga indeksing jurnal AIUA
Dari beberapa kegiatan yang tersusun secara ekstensif tersebut diatas, dapat menjadi sebuah indikasi positif jika seorang pengajar di perguruan tinggi dapat berkecimpung sekaligus berkontribusi aktif dalam upgrading kemajuan pendidikan di pentas Global, yang secara tidak langsung pula dapat meninggikan kualitas serta citra sebuah kampus.
Cuitannya di facebook (@andi prastowo) yang diunggah beberapa waktu lalu sepulangnya dari Malaysia menunjukkan bahwa beliau sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
”Tantangan pendidikan tinggi Islam kian hari kian berat. Apalagi APS/APT 9 Kriteria menuntut perguruan tinggi harus punya ekselensi di bidang akademik, kemahasiswaan, riset, publikasi, dan PkM level internasional untuk mendapatkan predikat prodi atau institusi UNGGUL. Berangkat dari kegelisahan tersebut: belajar, branding, dan networking ke berbagai perguruan tinggi se-Asia menjadi hal yang penting, termasuk di scope yang lebih luas. Terima kasih teman-teman yang telah menginspirasi dan belajar bersama di acara AIUA Editorial Journal Workshop di Ipoh, Perak, Malaysia”.
Dengan begitu, tentunya semua berharap kegiatan-kegiatan diskursus yang dilakukan oleh dosen-dosen PGMI dapat selalu berlanjut, sehingga ketika pulang dapat membawa ilmu yang segar untuk membantu memajukan prodi PGMI serta dapat terus bertanding pada papan percaturan keilmuan dan penelitian di tingkat nasional.
Turut berbangga...!!!
Redaktur: Ridho Agung Juwantara
Editor: Nur Rohman