Dampak COVID-19 Terhadap OSM 2020

OSM yang biasanya diselenggarakan prodi PGMI UINSK tiap tahun, tahun ini ditunda karna adanya COVID-19 dan akan diselenggarakan lagi pada tahun 2021. Kamis (24/04) salah satu dosen PGMI UINSK Bu Fitri Yuliawati mengatakan “OSM 2020 resmi di tunda, penundaan OSM ini dilakukan untuk memutuskan penyebaran COVID-19 dan mengikuti arahan dari pemerintah untuk tidak melakukan perkumpulan.”

OSM merupakan olimpiade sains matematika yang diselenggarakan Prodi PGMI UINSK tiap tahunnya di gedung Convention Hall UIN Sunan Klijaga. Pesertanya yaitu sd/mi lingkup se-Jawa Tengah yang mendaftar. Akan tetapi OSM 2020 tidak dapat diselenggarakan karna adanya COVID-19.

Dengan adanya hiumbauan dari pemerintah untuk tidak melakukan perkumpulan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19, maka pihak pelaksana OSM menyetujui untuk menunda kegiatan OSM 2020 dan akan dilaksanakan kembali pada 2021, karena dari pengalaman OSM sebelumnya peserta dalam jumlah yang sangat banyak dan disertai dengan guru pendamping dan orang tua.

Ketua HMPS PGMI, Siti Junairiyah (24/04) mengatakan “OSM akan diselenggarakan kembali pada 2021 dan tentunya dengan persiapan yang harus lebih matang.”

Ditambahkan oleh bu Fitri Yuliawati (24/04) “Akan menjadi suatu tantangan jika OSM dilakukan secara daring, perlu ada gebrakan dalam pelaksanaan OSM. Artinya kalau biasanya peserta harus dikumpulkan untuk mengerjakan soal, panitia OSM harus siap dengan model pengerjaan soal secara daring dengan tetap memperhatikan mutu.” Menurutnya meski kegiatan dilakukakan secara daring, harus bisa dipastikan kemampuan siswa dalam Sains dan Matematika tetap valid dan kredibel. Beliau juga mengatakan “Atau bisa dikatakan jika biasanya model guided discovery berubah menjadi free discovery”. Dari tanggapan tersebut dapat dikatakan juga OSM tidak dilaksanakan pada tahun ini karna belum ada persiapan dari pelaksana untuk sistem daring dan belum adanya sosialisasi perubahan kegiatan terhadap peserta. (Laylatul Masruroh,Hundar Nailul Murad, dkk)