Membangun Profesionalisme Calon Pendidik di Tingkat MI/SD dengan Penerapan IKM

Prodi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Stadium General Implementasi Kurikulum Merdeka pada Selasa (27/9/2022) di Convention Hall lantai 2 Dengan mengusung tema ”Membangun Profesionalisme Calon Pendidik di Tingkat MI/SD dengan Penerapan IKM” kegiatan ini diadakan selama dua hari berturut-turut, yakni pada 26 September yang diperuntukkan bagi mahasiswa semester V dan 27 September untuk mahasiswa semester III.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 8.00 WIB yang dipandu oleh MC, sambutan Kaprodi, Penyampaian materi dan ditutup dengan Sosialisasi PKL Luar Negeri. Tujuan dari adanya kegiatan ini disampaikan Dr. Hj. Maemonah selaku kepala Prodi PGMI, dalam sambutan beliau memaparkan bahwa Stadium General ini diselenggarakan untuk membekali mahasiswa PGMI mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka, dimana sebagai seorang calon pendidik mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan paradigma kurikulum baru. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa dan dosen PGMI mendiskusikan dan mengupas hal-hal yang berkaitan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya yakni seorang Widyaprada Madya-Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) D.I. Yogyakarta ; Wendhie Prayitno, S.Kom, MT.
Dalam kesempatan ini, Wendhie Prayitno membahas detail perihal Implementasi Kurikulum Merdeka secara teoritis menjadi lima sub materi yakni
- Pembelajaran Paradigma Baru
- Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
- Perancangan pembelajaran (CP, TP, ATP, Modul Ajar, dan Asesmen)
- Pengorganisasian Pembelajaran dan
- Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Beliau menjelaskan, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan ragam intrakurikuler yang fokus pada konten-konten yang esensial dan diterapkan menggunakan prinsip paradigma baru. Hal tersebut mengartikan bahwa pembelajaran yang diterapkan nantinya akan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik dan pengembangan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai pancasila. Praktik pembelajarannya terpusat kepada peserta didik dan memberikan keleluasaan bagi guru untuk merumuskan rancangan pembelajaran dan terakhir beliau menjelaskan mekanisme asesmen dalam kurikulum merdeka yangmana asesmen dilaksanakan berdasarkan kebutuhan peserta didik dengan menerapkan konsep pembelajaran berdiferensiasi.
Setelah menuntaskan pembahasan mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka, acara dilanjukan dengan Sosialisasi PLP Luar Negeri, kegiatan ini dipandu oleh FItri Yuliawati, M.Pd selaku Sekprodi PGMI. Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) adalah mata kuliah dengan program untuk mempersiapkan mahasiswa agar mengusai praktik persekolahan, sehingga dapat mengemban tugas dan tanggung jawab secara professional. PKL merupakan salah satu tahapan praktikum kependidikan dengan melalui tahapan observasi, diskusi dan refleksi. Observasi adalah kegiatan peninjauan secara cermat terhadap suatu aktivitas atau objek secara langsung, kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan yang sudah didapatkan sebelumnya untuk membuat kesimpulan.
Tujuan utama dari kegiatan observasi ini agar mahasiswa memiliki pengetahuan dan pengalaman riil tentang manajemen dan komunikasi pendidikan secara umum. Pengetahuan dan pengalaman baru tersebyt diharapkan menjadi bahan diskusi dan refleksi. Aktivitas yang menjadi objek kegiatan observasi di lokasi, meliputi :
- Administrasi Kurikulum ;
- Administrasi Kesiswaan ;
- Administrasi kepegawaian ;
- Tata kelola/struktur kelembagaan ;
- Administrasi sarana dan prasarana ;
- Manajemen keuangan pendidikan.
Adapun tujuan secara khusus di adakannya PKL Luar Negeri yakni agar mahasiswa PGMI mendapatkan Ilmu yang lebih luas dan pengalaman studi luar negeri secara langsung dengan demikian akan memperluas relasi dan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Selain itu, mahasiswa akan mempelajari banyak hal mengenai cara beradaptasi dan menghargai keberagaman yang ada (baik agama, etnis, bahasa, dll) bukan hanya di Indonesia tetapi juga di manca negara. Program PKL Luar Negeri juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan PGMI pada dunia, yang dengan ini tentu akan meningkatkan kerjasama lembaga pendidikan antar bangsa, khususnya PGMI Fakultas Ilmu Tarbiya dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Ygyakarta, Indonesia. (Amel/PGMI’19)