Semarak Menyambut Festival Ibtidaiyah 2022

Yogyakarta (31/10/2022), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menyelenggarakan Festival Ibtidaiyah yang akan dilaksanakan esok hari pada tanggal 1 sampai dengan 3 November 2022. Program tahunan yang terhenti selama dua tahun karena pandemi covid-19, kini kembali hadir. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya menyelenggarakan Olimpiade Sains Matematika (OSM), Festival Ibtidaiyah kali ini juga turut menyelenggarakan PGMI Expo dan Festival Olahraga Tradisional.
Festival Ibtidaiyah ini akan diikuti oleh siswa dari berbagai SD/MI se-Yogyakarta dan Jawa Tengah. Festival ini akan turut dimeriahkan oleh mahasiswa PGMI dari berbagai angkatan dengan menggelar PGMI Expo di depan gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) selama 3 hari terhitung dari besok hari Selasa 1 November 2022.
Olimpiade Sains Matematika (OSM) akan diadakan pada hari Selasa tanggal 1 November 2022. Tidak ada ketentuan bagi sekolah yang ingin mengikuti OSM ini. OSM ini diadakan dengan 2 babak, babak pertama babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan siswa akan diminta untuk mengerjakan soal dan kemudian pada babak final siswa akan melakukan praktikum. Pada OSM kali ini akan diambil 3 juara dan akan mendapat trophy penghargaan serta uang pembinaan.
Pada acara tahun ini, HMPS PGMI menghadirkan program baru dalam Festival Ibtidaiyah yaitu Festival Olahraga Tradisional. Festival ini diharapkan mampu melestarikan olahraga tradisional yang di zaman sekarang ini mulai ditinggalkan. Festival olahraga tradisional yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 November ini mengusung beberapa cabang olahraga tradisional seperti ketapel, bakiak, gobak sodor, dan boi-boinan.
Dengan adanya acara ini diharapkan mampu mengenalkan PGMI kepada masyarakat luas. Selain itu tujuan diadakannya OSM adalah untuk memfasilitasi siswa untuk berprestasi dan menjadi sarana evaluasi kemampuan siswa untuk mengembangkan kapasitas diri dan kompetensi secara mendalam. Serta bertujuan untuk mengenalkan olahraga tradisional kepada para siswa sehingga olahraga tradisional tidak akan hilang tertelan zaman.
Red: Nabilah Salma Tsurayya