Kolaborasi 3 Kampus: UIN Sunan Kalijaga Sukses, Tingkatkan Sinergi dan Berprestasi!

Dok. Kaprodi PGMI, Para Dosen dan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan STIT Al Hikmah Lampung
Suasana pagi yang cerah di lantai 2 Convention Hall UIN Sunan kalijaga, dipenuhi oleh almamater biru muda mahasiswa PGMI STIT Al-Hikmah Bumi Agung Way Kanan Lampung dan Almamater putih tulang mahasiswa UIN Sultan Maulana Sultan Hasanuddin Banten. Bukan kebetulan, kedua kampus tersebut bertandang ke kampus UIN Sunan Kalijaga dalam waktu bersamaan dalam kegiatan Kuliah Umum Kolaborasi 3 Kampus yang dikemas dalam acara Seminar sekaligus penandatangan MoU kerjasama. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah 204 mahasiswa, 30 dosen dan tamu undangan dari Kaprodi PIAUD UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd. dan Kaprodi MPI UIN Sunan Kalijaga Dr. Zaenal Arifin,M.Si. Acara berlangsung sangat meriah dan gempita dengan adanya persembahan tari Sembah dari mahasiswa STIT Al Hikmah Way Kanan Lampung, Tari Jawara dari mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan Tari Abyor dan musik akustik persembahan dari mahasiswa UIN Sunan kalijaga
Kaprodi PGMI UIN Sunan Kalijaga Ibu Dr. Hj. Maemonah, M.Ag.mengungkapkan bahwa kegiatan kunjungan dari berbagai Universitas semacam ini sudah tercatat sebanyak 3 kali kegiatan di tahun 2023. Kerjasama kolaborasi seperti ini diharapkan akan terus mengalami peningkatan, demi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di negara kita. Kemudan Wakil Dekan 3 FITK UIN Sunan Kalijaga, Bapak Dr.Imam Machali S.Pd.I., M.Pd. juga turut hadir menyambut tamu dari Lampung dan Banten tersebut. Beliau menegaskan untuk terus bersinergi dan berprestasi. Berprestasi tidak boleh sendiri, namun bersama sama melalui kerjasama dan kolaborasi. Seperti kegiatan saat ini kegiatan kunjungan dikemas dalam bentuk seminar.
Tema seminar yang diusung pada kegiatan kuliah umum kali ini adalah “Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Dunia Pendidikan Demi Indonesia yang Berkemajuan” dengan pemateri Ibu Inggit Dyaning Wiyayanti, M.Pd. yang juga meupakan dosen PGMI UIN Sunan Kalijaga. Tema ini merupakan tema yang menarik dan penting, karena kurikulum merdeka merupakan pembelajaran paradigma baru menggantikan kurikulum 2013. Kesiapan guru dan sekolah harus dikuatkan, karena jika tidak maka akan ketinggalan. Berdasarkan hasil survey tingkat kesiapan guru madrasah berada pada angka 89,5%. Untuk itu para mahasiswa PGMI, sebagai calon pendidik harus menyiapkan diri, memahami kurikulum merdeka, sehingga nanti ketika terjun di lapangan memiliki bekal yang cukup untuk diimplementasikan. Secara umum materi seminar meliputi: Prinsip Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Perubahan Kurikulum dan Karakteristik Kurikulum Pembelajaran Berdiferensiasi, P5RA serta Assesmen. Rangkaian acara kuliah umum ditutup dengan penandatanganan MoU antara UIN Sunan Kalijaga, STIT Al-Hikmah Bumi Agung Lampung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten *(Sri Atin).