PEMUTAKHIRAN KURIKULUM SESUAI PERMENDIKBUD-RISTEK NO.53 Th 2023

Yogyakarta – Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah FITK (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta secara serius melakukan redesain kurikulum pembelajaran.Terbukti pada kegiatan PDPGMI, Prodi PGMI FITK UIN Suka mengirim perwakilan dosen untuk mengikuti TOT Pemutahiran Kurikulum Berbasis OBE. Sebenarnya PGMI sudah menerapkan kurikulum berbasis OBE, akan tetapi untuk menyambut perkuliahan disemester genap, PGMI bersama PDPGMI mencermari dan melakukan redesain kurikulum sesuai dengan pemendikbud-ristek dikti no 53 tahun 2023. Hal ini dijalankan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan lulusan sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan perkembangan inovasi di era digital.

Untuk melahirkan kurikulum yang sesuai dengan pemendikbud-ristek dikti no 53 tahun 2023 dan berbasis capaian, Prodi PGMI ikut serta menjadi tim pada TOT PDPGMI di Hotel University, UIN Sunan Kalijaga, yang beralamat di Jl. Anggrek No. 137D, Depok, Yogyakarta, Indonesia. TOT Pemutahiran Kurikulum Berbasis OBE pemendikbud-ristek dikti no 53 tahun 2023 dilaksanakan pada hari Kamis – Sabtu, 1 Januari – 3 Februari 2024.

Dalam kegiatan ini di ikuti sebanyak 32 dosen dari masing-masing perguruan tinggi. Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I, berserta jajaranya dari PDPGMI memberikan pengarahan terkait redisaun kurikulum dari berbagai kampus. Beliau menjelaskan bahwa memiliki kurikulum yang berbasis capaian akan memberikan jati diri dari capaian lulusan dari kampus masing-masing. Selain itu keselarasan kurikulum dari masing-masing universitas akan memberikan pandangan yang kuat akan lulusan guru pendidikan di sekolah dasar.

Hal ini mendukung peninjauan ulang kurikulum Prodi PGMI Jenjang Sarjana (S-1) sesuai dengan: (1) Tuntutan pasar/pengguna; (2) Perkembangan keilmuan; (3) Perkembangan teknologi; dan (4) Perubahan kondisi sosial budaya masyarakat. Dasar yang digunakan dalam melakukan redesign kurikulum adalah: (1) Landasan filosofis kurikulum; (2) Landasan historis, religius, sosiologis-antropologi, dan (3) Akademik. Mekanisme redesign kurikulum sebagai berikut: (1) Melakukan analisis tracer study; (2) Melakukan analisis SWOT; (3) Menyusun profil lulusan; (4) Mendesign kompetensi dan elemen kompetensi yang akan dicapai; (5) Mengidentifikasi bahan kajian; (6) Menentukan mata kuliah dan bobot sks; dan (7) Merancang pembelajaran (meliputi silabus, SAP, dan handout) dan evaluasinya.

Kegiatan Pemutakhiran Kurikulum Sesuai dengan Permendikbud-ristek no. 53 Tahun 2023 memberikan angin segar untuk semua dosen pada rumpun prodi pendidikan sekolah dasar. Nyatanya perwakilan dosen dari lura pulau ikut serta menghadiri kegiatan ini. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan desain kurikulum yang sudah disepakati dan di bahas bersama pada kegiatan ini. Bersama membangun pendidikan sesuai capaian dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi lulusan di berbagai Universitas.