Mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga Raih Prestasi Gemilang di Dua Kompetisi Microteaching

Imam Mudin Zaqi, salah satu mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga angkatan 2022, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memenangkan dua kompetisi microteaching bergengsi yang diadakan oleh dua instansi berbeda.

Prestasi pertama diraih Imam pada ajang International Microteaching Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGMI Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Anniversary ke-11 HMPS PGMI IAIN Kudus yang berlangsung dari 22 April hingga 22 Mei 2024.

Dengan tema “Collaboration and Innovation to Create a Quality Education in the 5.0 Era”, kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa D3/S1 sederajat dari berbagai daerah. Selain lomba microteaching, kegiatan ini juga mencakup lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan lomba Da’i tingkat internasional. Seluruh perlombaan dilaksanakan secara daring, memungkinkan partisipasi luas dari berbagai daerah dengan tingkatan internasional.

Imam Mudin Zaqi memilih materi pelajaran Akidah Akhlak kelas 6 Kurikulum Merdeka dengan topik Akhlak Tercela. Dalam pengajaran tersebut, ia menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik. Imam mempersiapkan semua kebutuhan lomba, mulai dari memilih materi, menyusun modul ajar, hingga membuat media pembelajaran yang sesuai. Tidak hanya itu, ia juga merekam video pengajaran di sela-sela jadwal kuliah yang cukup padat. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah kesulitan mencari ruang kelas kosong untuk pengambilan video, yang memaksanya untuk berkeliling di beberapa gedung yang ada di kampus. Dengan pendekatan ini, Imam berhasil meraih Juara 2 setelah melalui serangkaian usaha, mulai dari perencanaan, penyusunan, pengeditan, pengumpulan sampai dengan penilaian modul ajar dan video pengajaran.

Prestasi kedua diraih Imam pada Lomba Microteaching dalam acara Semarak Tarbiyah 2024 yang diadakan pada 22 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan program tahunan hasil kerja sama antara Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Program Studi PGMI Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Semarak Tarbiyah tahun ini terbuka tidak hanya untuk mahasiswa internal IIQ An Nur, tetapi juga untuk siswa SMA/MA/sederajat serta mahasiswa aktif se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng).

Dengan tema “Gen Z sebagai Pelopor Pendidikan yang Mengedepankan Nilai-Nilai Al-Qur’an”, acara ini mencakup berbagai cabang perlombaan, seperti Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), lomba da’i, dan lomba microteaching.

Pada kompetisi ini, Imam memilih materi IPS dan PPKn kelas 6 Kurikulum 2013 dengan tema "Persatuan dalam Perbedaan". Ia menggunakan media pembelajaran kreatif berupa “Segitiga Pintar”, yang berisi puzzle tentang sejarah perumusan pancasila. Media ini dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif dan membuat pembelajaran lebih menarik. Sama seperti pada kompetisi sebelumnya, Imam juga membuat RPP, serta merancang media pembelajaran sendiri. Proses pembuatan video pengajaran kembali menjadi tantangan, terutama karena jadwal kuliah yang padat dan sulitnya mencari ruang kelas yang kosong. Namun, berkat ketekunan dan dedikasinya, penampilannya yang inovatif dan interaktif berhasil memukau dewan juri, sehingga Imam meraih Juara 1 dalam kategori tersebut dengan nilai hampir sempurna yaitu 97 point, dengan rincian 49 point RPP dan 48 point praktik.

Keberhasilannya dalam kedua kompetisi ini menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam dunia pendidikan. Imam Mudin Zaqi telah membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang dan inovasi yang tepat, mahasiswa dapat menciptakan hasil yangmembanggakan.