MAHASISWA KKN PGMI UIN SUNAN KALIJAGA SIAP MEMBERIKAN KONTRIBUSI DI DESA BANYUROTO KULONPROGO

Mahasiswa PGMI semester 7 memasuki masa program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kulonprogo – Setelah menjalani kuliah daring (dalam jaringan) selama kurang lebih 2 tahun lamanya, akhirnya mahasiswa PGMI semester 7 memasuki masa baru yaitu melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Beragam cara dan metode dilaksanakan oleh mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga dalam melaksanakan KKN. Baik secara daring ataupun luring, mandiri ataupun berkelompok. Begitupun yang dilakukan kelompok KKN 105 Banyuroto ini secara mandiri dan luring.
Penerjunan mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) angkatan 105 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan bertempat di balai desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, pada hari rabu 03 November 2021. Acara penerjunan ini dihadiri oleh Ketua Prodi PGMI Ibu Dr. Maemonah, M. Ag , Sekretaris Prodi Ibu Fitri Yuliawati, S.Pd.Si., M.Pd.Si , serta dosen lainya yaitu Ibu Endan Sulistyowati, M.Pd. I dan Ibu Izzatin Kamala, S.Pd. M.Pd. Serta disambut dengan baik oleh perangkat desa Banyuroto.
Adapun jumlah anggota kelompok KKN 105 Banyuroto yang dilaksanakan dari 2-27 November ini terdiri dari 2 Orang laki-laki dan 7 Orang Perempuan. Fauzan Abdulloh sebagai koordinator kelompok , Irfia Nada Azzahra selaku wakil koordinator kelompok, serta 7 orang lainnya yaitu Rizky Fitrah R, Noviana Maslukhah, Okki Demusti, Salsabila Ramadhani, Indah Ramadhani Hasibuan, Maudila Slamet Kurniawati, dan Muflikhatul Baroroh.
“Harapan saya kedepannya, kelompok KKN di desa Banyuroto ini bisa membaur dengan masyarakat dukuh Gendol dan sekitarnya , serta dapat menjalankan program kerja dengan baik dan kerasan berada di dusun gendol desa Banyuroto ini” tutur bapak Susilo dalam sambutannya selaku kaur kesra desa Banyuroto.
KKN 105 Banyuroto memiliki beberapa program kerja yang mana ada program unggulan dan program pendukung. Program unggulan dari kelompok KKN ini yaitu Learning camp , Vertical Garden, dan Festival Kebudayaan. Adapun program pendukungnya adalah Senam Pagi, Jum”at Bersih, Kajian, Penyuluhan Anti Narkoba, Sanggar Tari, Kegiatan hari pahlawan , Pelatihan Pemasaran UMKM , dan Labelisasi perlengkapan balai desa.