SARASEHAN “Kurikulum Merdeka”

SARASEHAN “Kurikulum Merdeka”

Yogyakarta (05/03/2022), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan sarasehan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Maret 2022 pada pukul 09.00-11.00 WIB melalui virtual/daring dengan menggunakan platform zoom dan video streaming di kanal youtube PGMI. Sarasehan ini merupakan hasil kolaborasi antara HMPS dengan alumni PGMI. Tema yang diusung dalam sarasehan kali ini adalah “Kurikulum Merdeka”

Sarasehan Kurikulum Merdeka di buka oleh Master Of Ceremony, Hany Ahyun Usadani dan di pandu oleh Moderator Intan Nur Ngazizah. Pada sarasehan ini mendatangkan Bapak Joko Kiswanto, S.Pd.I., Gr., M.Pd sebagai pembicara. Dalam kesempatan kali ini, beliau pada mulanya menjelaskan tentang krisis pembelajaran sebagai latar belakang diadakannya Kurikulum Merdeka. Hingga keberadaan pandemi yang menjadikan learning loss, serta implementasi kurikulum darurat yang kurang relevan merupakan beberapa contoh krisis pembelajaran yang terjadi di Indonesia. Sehingga pemerintah menghadirkan Kurikulum Merdeka sebagai solusi atas krisis pembelajaran.

Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menjadi kurikulum yang mampu mengikuti arus perkembangan zaman. Dengan menekankan pada kegiatan intrakurikuler yang berpusat pada guru. Guru memiliki andil yang besar dalam menentukan pembelajaran. Pembelajaran dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan para siswa, sehingga materi yang diajarkan tersampaikan dengan baik. Selain itu, beliau juga menuturkan dengan diadakannya Kurikulum Merdeka capaian belajar peserta didik dapat lebih meningkat.

Sebelum meninggalkan room zoom Bapak Joko Kiswanto sempat berpesan sebagai mahasiswa bahwasannya ‘ilmu tidak hanya didapatkan dari pengajaran di dalam kelas, kunci untuk mendapatkannya adalah bagaimana kita mau mencari dan menerima’.(Nabilah Salma Tsurayya)