KOLABORASI PGMI DENGAN SDIT SALSABILA AL-MUTHI'IN

Menjadi Narasumber dalam acara Temu Wali Kelas I di SDIT Salsabila Al-Muthi'in pada Sabtu, 27 Mei 2023, Fitri Yuliawati menyampaikan materi terkait dengan Kesiapan Belajar Anak. Anak-anak kelas 1 mengalami masa Transisi PAUD-SD, dimana anak berpindah dari perannya sebagai peserta didik PAUD, menjadi peserta didik SD. Transisi yang efektif adalah saat anak tidak perlu melakukan terlalu banyak penyesuaian, sebagai akibat dari perpindahannya.

Pada Masa Transisi menjadi masa yang “krusial” karena disitulah anak-anak dikatakan “SIAP SEKOLAH”. Pada acara tersebut narasumber mengajak orang tua wali kelas 1 dan juga pihak sekolah untuk bisa bersinergi dalam mensukseskan masa transisi ini. Anak dikatakan “Siap Sekolah”, Ketika kondisi anak memiliki kemampuan fondasi sebagai pembelajar sepanjang hayat. Fondasi itu antara lain: 1. Mengenal nilai agama dan budi pekerti; 2. Kematangan emosi yang cukup untuk berkegiatan di lingkungan; belajar; 3. Keterampilan sosial dan bahasa yang memadai untuk berinteraksi; sehat dengan teman sebaya dan individu lainnya; 4. Pemaknaan terhadap belajar yang positif; 5. Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri yang; memadai untuk dapat berpartisipasi di lingkungan sekolah secara; mandiri.; dan Kematangan kognitif yang cukup untuk melakukan kegiatan belajar, seperti dasar iterasi, numerasi serta pemahaman tentang hal-hal mendasar yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir Fitri menegaskan bahwa hak untuk mendapatkan fondasi tersebut. Masa transisi ini bukanlah masa yang mudah bagi anak, karena terdapat berbagai perbedaan tuntutan antara di PAUD dengan SD. Peraturan dan kebijakan di SD berbeda dengan PAUD, sehingga anak dituntut untuk dapat melakukan berbagai penyesuaian secara cepat dan tepat yang kemudian memunculkan tekanan bagi anak. Lingkungan belajar yang mendukung penguatan transisi PAUD-SD adalah lingkungan belajar yang mampu membangun jembatan yang layak agar anak didik dapat aman dan nyaman berjalan hingga mencapai kesiapannya bersekolah.

Kemampuan fondasi dibangun secara berkesinambungan melalui lingkup pembelajaran di PAUD hingga lingkup pembelajaran di SD kelas awal sampai kelas 2 (dua), dan menjadi Hak anak untuk mendapat kan fondasi pembelajar sepanjang hayat dari orangtua, sekolah dan pemerintah.