KOLABORASI PENGAJARAN UNY DAN PGMI FITK UIN SUKA
Penerjunan Mahasiswa S2 PGSD UNY di PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta, 17 Februari 2025 – Sebanyak tujuh mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi diterjunkan untuk menjalani Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi yang erat antara UNY dan UIN Sunan Kalijaga serta memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dasar. Melalui program ini, para mahasiswa magister diharapkan dapat berbagi pengalaman, wawasan, dan praktik terbaik dalam pembelajaran di tingkat dasar, sekaligus memperkaya pengalaman akademik mereka.
Dalam sambutannya, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini. "Kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa magister dari UNY. Semoga program ini menjadi ruang berbagi ilmu yang bermanfaat, sekaligus membangun sinergi yang berkelanjutan antara kedua institusi," ujar beliau.
Sementara itu, Koordinator Program S2 PGSD UNY, menyatakan bahwa program PLP ini merupakan bagian penting dari proses akademik mahasiswa. "Selain untuk memperkaya pengalaman lapangan, program ini juga menjadi ajang mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah mereka pelajari di kelas dalam situasi nyata," jelasnya.
Para mahasiswa magister yang terlibat dalam program ini juga mengungkapkan antusiasme mereka. Mereka berharap dapat memberikan kontribusi yang positif sekaligus mendapatkan wawasan baru tentang model pembelajaran di madrasah ibtidaiyah.
Program PLP ini berlangsung selama 3 bulan, dengan berbagai kegiatan seperti observasi kelas, pengajaran terbimbing, dan pelaksanaan program pengembangan pembelajaran. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih erat antara kedua perguruan tinggi dan terbangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan kolaboratirf.