Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2025/2026

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026 dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2025/2026 pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Ruang Jurnal Lantai 2 FITK, pukul 09.00–12.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta para dosen PGMI. Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan sambutan dari Dekan FITK, Wakil Dekan I, serta pemaparan materi dari Ketua Prodi PGMI.

Dalam sambutannya, Dekan FITK (Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd.I) menegaskan pentingnya peran strategis program studi sebagai ujung tombak fakultas. Beliau menekankan keseriusan dalam menindaklanjuti hasil Audit Mutu Internal, penguatan pelaporan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, serta pentingnya menjaga soliditas dan kesinambungan Prodi PGMI jenjang S1, S2, dan S3.

Sementara itu, Wakil Rektor I (Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd)yang turut memberikan arahan menyampaikan informasi terkait pengembangan program fast track, international joint degree, dan double degree. FITK didorong untuk mulai merintis kerja sama internasional sebagai bagian dari penguatan daya saing institusi. Selain itu, disampaikan pula dukungan pimpinan universitas dalam agenda audiensi ke rektorat terkait isu remunerasi dosen.

Pada sesi arahan akademik, Wakil Dekan I FITK(Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I) menekankan bahwa mulai tahun 2026 implementasi Outcome-Based Education (OBE) akan dilaksanakan secara lebih serius, terutama dalam rangka persiapan akreditasi Prodi PGMI versi 3.0 yang direncanakan submit pada Agustus 2027. Beberapa aspek strategis menjadi perhatian, antara lain capaian karya inovatif mahasiswa, publikasi dosen pada jurnal bereputasi, serta penguatan pembelajaran yang mendorong daya pikir kritis mahasiswa di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari dosen, mencakup kolaborasi penulisan dosen–mahasiswa, pengakuan capaian akademik mahasiswa dalam SKPI, pengelolaan perkuliahan ulang, kesiapan akreditasi, penjadwalan dan pemanfaatan ruang kuliah, hingga layanan pembelajaran inklusif bagi mahasiswa difabel. Beberapa praktik baik disampaikan, termasuk penyesuaian metode penilaian dan pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan khusus mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan reward kepada dosen homebase PGMI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja akademik, serta penegasan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan tata kelola program studi.

Melalui kegiatan evaluasi dan persiapan ini, Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga diharapkan semakin siap menghadapi tantangan akademik ke depan serta mampu menjaga kualitas pendidikan yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan.