Pertunjukan Tari Gambyong di Pengukuhan Guru Profesional (PPG) Th 20021

Tari Gambyong mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga pada Pengukuhan Guru Profesional (PPG) Th 20021
Yogyakarta - Mahasiswi pgmi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Khofifah Indah Padmasari dan Syarifah Itsnaini Munawwaroh berpartisipasi sebagai pengisi acara dalam kegiatan Pengukuhan Guru Profesional yang diselenggarakan pada Kamis 30 Desember 2021 di Gedung Prof. AminAbdullah (Multi Purpose). Dalam kegiatan ini mereka menampilkan Tari Gambyong Mari kangen yang berjumlah empat orang penari. Tari gambyong merupakan tari klasik daerah Jawa Tengah lebih tepatnya tarian ini berasal dari Surakarta. Kesempatan ini merupakan hal yang langka bagi mahasiswa untuk dapat berapresiasi di depan banyak guru profesional dan pejabat kampus UIN Sunan Kalijaga. Tarian yang di sajikan untuk membuka acara kegiatan pengukuhan guru professional mampu membius banyak penonton. Penampilan tari tidak hanya ada di awal pembukaan acara saja, melainkan ada sajian tari pada penutup kegiatan. Salah satu tarian yang digunakan dalam penutupan adalah “ Tari Nawung” yang di tarikan oleh mahasiswa PIAUD UIN Sunan Kalijaga.
Cerita singkat tentang Tari Gambyong, yang digunakan oleh masyarakat untuk upacara memasuki musim panen padi dengan tujuan untuk kesuburan padi dan memperoleh panen yang melimpah. Namun setelah masuk istana atau Keraton Tari Gambyong sering dijadikan sebagai tarian untuk pertunjukan atau menyambut tamu kehormatan. Dengan membawakan Tari Gambyong Mari Kangen ini Khofifah dan Syarifah dapat mengekspresi jiwa atau bakat yang dimiliki dan dapat berkontribusi dalam upaya melestarikan tari tradisional yang merupakan warisan budaya. Hal ini merupakan bentuk akan kecintaan terhadap kebudayaan Indonesia khususnya tari. Semoga kedepannya mahasiswa mendapatkan banyak kesempatan untuk mengeksplorasi kesenian khususnya tari pada event-event di dalam kampus maupun diluar kampus. Bukti nyata bagi prodi PGMI yang selalu mendukung mahasiswanya dalam mengembangkan bakat dibidang budaya. Semakin banyak mahasiswa yang mampu berkembang di budang akademik dan non akademik akan memberikan warna bahwa pendidikan di PGMI mampu berkolaborasi dalam berbagai bidang pendidikan dan pelestarian budaya.