MAHASISWA PGMI IKUTI PROGRAM JENESYS 2018 DI JEPANG

Berkunjung di Sekolah Republik Indonesia Tokyo
Semenjak UIN Sunan Kalijaga dinyatakan akan menuju World Class University, berbagai kegiatan level Internasional mulai banyak diikuti oleh para mahasiswa. Kali ini Eko Suhadinata dan Dea Amelia Harits, dua mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) angkatan 2015 berhasil menjadi perwakilan UIN Sunan Kalijaga dalam Peace Building Exchange Program yang diselenggarakan oleh JENESYS (Japan-East Asia Network of Exchange for Student and Youths) dan JICE (Japan International Cooperation Center). Program ini dibiayai penuh oleh pemerintah Jepang. Eko dan Dea terpilih bersama 25 peserta JENESYS lainnya, yaitu: 7 mahasiswa dari PTAIN (UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Antasari Banjarmasin, dan UIN Mataram Lombok), 9 peserta dari Ormas Nadhatul Ulama (NU) dan 9 peserta dari Ormas Muhammadiyah.
JENESYS ini adalah Program dalam rangka membangun solidaritas dan kerja sama di Asia Timur. Pemerintah Jepang merencanakan program JENESYS dengan mengundang pemuda dan pelajar ke Jepang. Di Indonesia program ini diselenggarakan dibawah naungan JICE (Japan International Cooperation Center). Tujuan program ini adalah untuk memberi landasan yang kuat bagi terciptanya hubungan kerjasama yang erat diantara para remaja yang merupakan generasi penerus bangsa, yang akan berperan penting di negara-negara Asia Timur di masa mendatang.
Selama 8 hari kunjungan di Jepang, peserta dibagi dalam beberapa kelompok dan mengunjungi prefektur yang berbeda. Kegiatan diisi dengan memperdalam pemahaman mengenai Jepang, kunjungan-kunjungan (museum, makanan tradisional, pemerintah daerah, wisata), interaksi dengan remaja Jepang melalui diskusi di Universitas dan melihat serta merasakan langsung kebudayaan masyarakat Jepang melalui Homestay yang menjadi orang tua angkat setiap peserta. (Dea&Eko’15)