SELAMAT!! WISUDAWATI PGMI MERAIH LULUSAN TERCEPAT DAN SANGAT MEMBANGGAKAN

Ika Damayanti, Wisudawati Lulusan Tercepat dari Prodi PGMI
Rabu, 14 Juni 2023, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan wisuda periode III tahun akademik 2022/2023 dengan diikuti oleh 644 orang wisudawan dan wisudawati yang berasal dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (79 orang), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (130 orang), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (244 orang), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (192 orang).
Dalam pelaksanaan wisuda kali ini Ika Damayanti, wisudawati dari progam studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berhasil menjadi salah satu wisudawati dengan predikat terbaik tercepat meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 1 hari. Wisudawati tersebut juga berkesempatan mewakili wisudawan dan wisudawati untuk menyampaikan kesan dan pesan dalam acara wisuda. Ika Damayanti mengaku bahagia dan bangga menjadi wisudawati terbaik dari Fakultas Ilmu Tarbiyah danKeguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta “Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang luar biasa ini,menurut saya hidup itu bukan pilihan. Tetapi hidup harus dijalani sebagai anugerah dan membuatnya lebih bermakna serta memberikan manfaat bagi orang lain. Saya juga sadar bahwa Tuhan tak pernah tidur, tak pernah salah atas sebuah pemberian, karena Dia lebih mengetahui doa apa yang kita langitkan setiap sepertiga malam. Mungkin inilah salah satu doa dan impian saya yang Allah kabulkan.Menjadi wisudawan terbaik bukan sesuatu yang wah, namun sebagai prestasi diri, ini menunjukkan bahwa dengan perjuangan saya, saya bisa menjadi salah satu yang terbaik”
Selama kuliah terutama saat pertama masuk sebagai mahasiswa PGMI, Ika Damayanti mengaku merasa senang dengan kondisi perkuliahan selain itu bertemu dengan Bapak/Ibu dosen yang kompeten, staff yang ramah, dan lingkungan kampus yang tenang dan inklusif. Apalagi dipertemukan dengan teman-teman yang saling mendukung dan menguatkan bahu satu sama lain. Namun dibalik kenikmatan itu, terdapat perjuangan yang harus ia hadapi. Diantaranya berkaitan dengan kondisi ekonomi yang mana ia menceritakan harus mengikutibanding ukt dan mencari beasiswa, selain itu ia sempat berjualan salad buah di kampus. Ia bercerita membuka PO salad buah dan membawa box setiap berangkat ke kampus. Ia juga bekerja menjadi tentor dan Pembina pramuka di sekolah dasar daerah krapyak. Alhamdulillah dengan usahanya, ika Damayanti berhasil mengikuti banding UKT dan mendapatkan beasiswa prestasi akademik dari kampus serta beasiswa UPZ. Hal ini juga ia sampaikan saat berpidato mewakili wisudawan dan wisudawati, ia mengaku tak kuat menahan air mata yang hampir menetes, sehingga suaranya menjadi bergetar saat berkisah tentang perjuangannya.
Selama berkuliah, Ika Damayanti mengaku merasa beruntung karena di FITK terutama di prodi PGMI dipertemukan dengan bapak/ibu dosen yang memberikan fasilitas untuk mengembangkan bakat dan potensi mahasiswa sehingga ia bisa untuk berkolaborasi dengan dosen dalam melakukan penelitian sampai dengan menulis artikel dan publikasi jurnlal sampai sinta 2. Ia menuturkan merasa sangat beruntung, mendapat bapak ibu dosen yang sangat mengayomi selalu dengan tangan terbuka memberikan saran dan bimbingan pada mahasiswa yang akan mengikuti lomba sehingga alhamdulillah Ika Damayanti dapat mengukir beberapa prestasi termasuk juara essay tingkat nasional yang saat itu digelar oleh UIN Tulungagung.
Saat ini ia memiliki mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi, namun saat ini ia masih berjuang untuk mendapatkan beasiswa. Ia berpesan untuk temen-temen seperjuangan untuk tidak menyerah akan kekurangan yang kita miliki, justru jadikan kekurangan itu sebagai bahan bakar untuk menyalakan semangat pada diri kita. Dan untuk adik-adik yang masih berjuang di S1 PGMI, ada sedikit pesan dan tips yang mungkin bisa dijadikan inspirasi bahwa jika kita memiliki tanggung jawab maka kita harus semaksimal mungkin melaksanakan tanggung jawab itu,termasuk tugas-tugas perkuliahan, selalu ingat dan kembali pada tujuan awal berkuliah, ingat ada kedua orang tuayang menanti undangan wisuda kita.